Bekerja dari rumah (WFH) telah menjadi hal biasa di era pandemi. Meskipun tampak lebih fleksibel, WFH menimbulkan kecemasan di kalangan pekerja kantoran karena risiko kelelahan kerja yang tinggi. Mengapa demikian? Batasan antara pekerjaan dan kehidupan pribadi menjadi kabur, terutama bagi kita yang baru pertama kali bekerja dari rumah. Tampaknya sulit bagi kita untuk menetapkan batasan yang tegas antara kehidupan profesional dan pribadi. Untuk menunjukkan loyalitas dan produktivitas, seringkali ada kecenderungan bagi kita untuk bekerja sepanjang waktu. Siang hingga malam, kita belum beranjak dari laptop.
Banyak penelitian menunjukkan bahwa sangat penting untuk menetapkan batasan yang jelas antara kehidupan profesional dan pribadi kita, yang sangat penting bagi kesehatan mental kita. Meskipun tampaknya sulit, hal itu tetap mungkin dilakukan! Bagaimana kita dapat menghindari kelelahan dan tetap sehat secara fisik dan mental selama bekerja dari rumah (WFH)?
- Rencanakan dengan matang!
Buatlah rencana yang jelas, misalnya dengan membuat daftar tugas harian. Tulis juga daftar prioritas Anda pada hari atau minggu tersebut, agar pekerjaan kita menjadi lebih terorganisir dan memiliki target yang jelas. Selain itu, selesaikan juga daftar tugas tersebut selama jam-jam produktif di mana Anda lebih mudah untuk fokus.
- Hindari gangguan
Gangguan, mulai dari pekerjaan rumah hingga notifikasi perangkat pintar, dapat secara signifikan mengurangi produktivitas kita saat bekerja. Jadi, mari kita singkirkan gangguan apa pun yang mungkin muncul terlebih dahulu. Tunda saja menonton episode drama favorit Anda sampai pekerjaan Anda selesai. Anda juga dapat menerapkan hadiah dan hukuman agar kepuasan dan disiplin Anda meningkat.
- Jangan duduk terus-menerus!
Jangan biarkan WFH membatasi aktivitas fisik kita dan membuat kita semakin lelah. Kita bisa berjalan-jalan di sekitar rumah atau sekadar naik turun tangga agar tubuh tetap bugar. Kita juga bisa menghirup udara di luar ruangan agar pikiran menjadi lebih jernih. Lakukan juga olahraga yang bisa dilakukan sambil duduk seperti yang dibagikan di Instagram kami @indohun.id.
- Bersikaplah realistis!
Jika kita sudah menikah dan memiliki anak, maka bersiaplah untuk berbagi perhatian kita untuk keluarga. Pahami kondisi kita sendiri, dan cobalah untuk mengalokasikan waktu dengan tepat antara pekerjaan dan tanggung jawab rumah tangga. Berkolaborasilah dengan sistem pendukung kita agar kehidupan profesional dan pribadi kita dapat berjalan seimbang.
Jadi, bagaimana caranya? Apakah ada tips lain yang ingin Anda bagikan? Bagikan dengan kami di Instagram @indohun.id!